Kependudukan
Jumlah
penduduk pada tahun 2011 tercatat sebanyak 1.125.369 jiwa. Penduduk laki-laki
berjumlah 559.302 jiwa (49,70%),
perempuan 566.067 jiwa (50,30%) dengan pertumbuhan penduduk sebesar 0,73%
dengan jumlah Kepala Keluarga sebanyak 305.376. Penduduk Kabupaten Sleman
sebagian besar berada pada rentang usia produktif 15-60 tahun. Pada tahun 2011
sumber mata pencaharian penduduk Kabupaten Sleman terbesar bergerak di
sektor pertanian yakni sebanyak 28,26%, sektor jasa sebanyak 24,39%,
sektor pertambangan dan penggalian sebanyak 2,47%, sektor industri sebanyak
11,24%, sektor listrik, gas, dan air sebanyak 2,06%, sektor bangunan sebanyak
11,47%, sektor perdagangan sebanyak 10,53%, sektor keuangan sebanyak 4,8%, dan
sisanya bekerja di sektor angkutan dan komunikasi.
Jumlah
Angkatan Kerja
|
No.
|
Uraian
|
Tahun
2009
|
Tahun
2010
|
Tahun
2011
|
|
1.
|
Bekerja
|
422.490
|
415.295
|
484.405
|
|
2.
|
Tidak Bekerja
|
45.534
|
58.295
|
39.921
|
|
3.
|
Jumlah
|
468.024
|
473.590
|
524.326
|
|
Persentase tidak bekerja
|
9,73 %
|
12,31 %
|
7,61 %
|
Lingkungan Hidup
Luas
Hutan Rakyat di Kabupaten Sleman pada tahun 2009 mengalami peningkatan dan pengurangan
lahan sangat kritis. Untuk mengurangi masalah tersebut pemerintah melakukan penanaman
perindang jalan 5.000 batang. Hasil produksi kehutanan adalah kayu bundar, kayu
olahan, bambu, dan madu.
Pembangunan taman kota meningkat pada
tahun 2008 dan 2009.Di Kabupaten Sleman dapat dipertahankan perlindungan
terhadap 138 mata air. Telah dibangun 105 unitinstalasi biogas limbah ternak
dan terdapat tempat pengelolaan sampah padat terdapat 1 TPA bersama.
Ø Pertanian dan Perikanan
Hasil Pertanian,
Perkebunan, dan Ternak
Pembangunan
pertanian pada tahun 2011 mampu mendukung produksi tanaman pangan berupa padi
untuk pemenuhan kebutuhan beras di Kabupaten Sleman dan kabupaten lain di
Provinsi DIY. Sementara produksi beberapa tanaman pangan lainnya mengalami
penurunan karena terjadinya fenomena perubahan iklim yang ekstrim (curah hujan
sangat tinggi) dan serangan organisme pengganggu tanaman yang semakin
meningkat.
Terdapat
banyak sekali produksi tanaman pangan dan hortikulturayag diproduksi warga
Sleman diantaranya, padi sawah sebanyak 231.374 ton, padi ladang sebanyak 1.339
ton, beras sebanyak 147.075 ton, jagung sebanyak 38.111 ton, kedelai sebanyak
775 ton, ubi kayu sebanyak 14741 ton, pisang sebanyak 6.276 ton, rambutan
sebanyak 16.432 ton, cabe sebanyak 4.053 ton, kacang panjang sebanyak 1.876
ton, dan salak sebanyak 33.340 ton.Lalu pada terdapat banyak produksi
perkebunan yang diproduksi di Kabupaten Sleman ini diantaranya, kelapa sebanyak
79.098 kwintal, kopi sebanyak 123 kwintal, tembakau rakyat sebanyak 818,1
kwintal, tembakau virginia sebanyak 8.480,7 kwintal, mendong sebanyak 25.951
kwintal, dan tebu sebanyak 48.171 kwintal. Di tahun 2011, terdapat perkembangan
pada ternak diantaranya, sapi potong sebanyak 51.706 ekor, sapi perah sebanyak
3.522 ekor, kerbau sebanyak 707 ekor, domba sebanyak 70.698 ekor, kambing
sebanyak 35.732 ekor, ayam buras sebanyak 1.538.058 ekor, ayam petelur sebanyak
1.668.820 ekor, ayam pedaging sebanyak 2.713.870 ekor, itik sebanyak 205.815
ekor, dan burung puyuh sebanyak 916.305 ekor. Dari
banyak sekali ternak yang dimiliki oleh warga, terdapat banyak hasil dari
produksi ternak diantaranya telur sebanyak 17.647 ton, susu sebanyak 2.756,63
ton, dan daging sebanyak 19.749,19 ton.
Perikanan
Peningkatan
jumlah produksi ikan konsumsi pada tahun 2011 sebesar 26,0%, produksi ikan hias
meningkat sebesar 4,05%, dan produksi benih ikan meningkat sebesar 6,91%.
Peningkatan produktifitas perikanan tersebut dikarenakan adanya peningkatan
produktivitas kolam, jumlah kelompok pembudidaya meningkat 7,24% menjadi 415
kelompok, peningkatan produktivitas alat tangkap perairan umum, serta
meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan pembudidayaan ikan.
Perkembangan Produksi Ikan Tahun 2008–
2011
|
No.
|
Produksi
Ikan
|
2009
|
2010
|
2011
|
|
1.
|
Ikan Konsumsi (ton)
|
12.425,90
|
14.574,68
|
18.364,10
|
|
2.
|
Ikan Hias (ekor)
|
9500000
|
11.445.500
|
11.909.300
|
|
3.
|
Benih Ikan (ekor)
|
789367500
|
785.857.500
|
840.182.800
|
Industri
Banyaknya
industri kecil di Kabupaten Sleman pada tahun 2009 mencapai 15.112 perusahaan,
terdiri dari 15.012 industri kecil (IK)dan 100 industri besar dan menengah
(IBM). Lebih dari setengah industri kecil terdapat di wilayah barat (Kecamatan
Moyudan, Minggir, Seyegan, Godean, dan Gamping). Sebaliknya, 8 perusahaan
industri besar dan menengah yang berada di wilayah barat, sedang selebihnya
berada di wilayah tengah dan timur.Pada tahun 2009, tenaga kerja yang terserap
di sektor industri sebanyaknya 63.255 orang. Nilai produksi industri kecil
mencapai Rp610,32 miliar dan nilai produksi industri menengah besar mencapai
Rp2,219,92 miliar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar